Polresta Padang proses laporan kekerasan di SMA PGAI

Padang – Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) tengah memroses laporan dugaan penganiayaan yang terjadi di SMA DR Abdullah Ahmad (PGAI) pada Kamis (3/11).

“Laporan dari korban sudah kami terima terkait dugaan penganiayaan, saat ini laporan tengah diproses untuk ditindak lanjuti,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang Kompol Dedy Adriansyah Putra, di Padang, Jumat.

Ia mengatakan proses terhadap laporan masyarakat pasti dilakukan oleh pihaknya demi mendapatkan kepastian hukum.

Diketahui korban dalam kejadian tersebut adalah Kepala Sekolah SMA DR Abdullah Ahmad (PGAI) atas nama Yunarlis.

Ia mengalami tindak kekerasan pada Kamis (3/11) saat masih berada dalam lingkungan sekolah yang beralamat di Jalan H Abdullah Ahmad, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Padang Timur, kota setempat.

Aksi kekerasan yang dialami oleh korban itu direkam oleh seseorang kemudian diunggah ke sejumlah media sosial hingga menyita perhatian publik.

Bahkan Ketua DPRD Sumatera Barat Supardi telah mendatangi sekolah secara langsung pada Kamis (3/11) sebagai bentuk dukungan karena persoalan tersebut berkaitan dengan dunia pendidikan.

Sementara sang kepala sekolah Yunarlis diketahui sudah membuat laporan ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Padang usai kejadian.

Korban menceritakan tindakan penganiayaan terhadap dirinya itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB oleh sekelompok orang yang datang secara tiba-tiba.

Menurutnya tindakan sekelompok orang tersebut merupakan salah alamat, karena yang dicari adalah ketua yayasan.

Ia menyayangkan tindakan sekelompok orang tersebut, karena jika terkait dengan masalah kepemilikan yayasan semestinya diselesaikan lewat jalur hukum bukan kekerasan. (Ant)