Banjir di Bukittinggi Mengakibatkan Ratusan Warga Harus Mengungsi

​​​​​​​Bukittinggi – Ratusan warga di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat harus mengungsi ke tempat aman karena musibah banjir yang terjadi di Kota Wisata itu, Selasa.

Dari keterangan Kepala BPBD Kota Bukittinggi Ibentaro Samudera, jumlah pengungsi terbanyak ada di Kelurahan Pulai Anak Air Kecamatan Mandiangin Koto Selayan.

“Ada 210 warga yang terdata terpaksa mengungsi malam ini karena banjir yang belum surut, rumah mereka terendam dan kerugian total masih dalam pendataan,” kata Ibentaro Samudera.

Jumlah itu terdiri dari 60 Kepala Keluarga, anak-anak 30 orang, balita 10 orang dan 12 orang lansia.

“Rata-rata rumah warga yang mengungsi sudah terendam paling tidak 30 sentimeter, untuk bantuan makanan malam ini sudah ditanggulangi oleh Dinas Sosial,” kata Ibentaro.

Ia mengatakan pihaknya bersama kepolisian dan masyarakat terus mengupayakan penyedotan air yang menggenangi rumah warga.

“Kita terus bergerak mengevakuasi warga dan menyedot genangan air serta pembersihan drainase yang tersumbat dan menyebabkan air belum juga surut,” ujarnya.

Beberapa daerah lain terparah dalam musibah banjir terjadi di Jembatan Besi yang membuat 5 unit rumah terendam dengan tinggi air setinggi lutut orang dewasa.

“Juga di belakang RRI Aur Kuning dan Birugo Puhun yang beberapa rumah warga juga tidak bisa ditempati malam ini,” katanya. (Ant)