Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Musnahkan Arsip DPRD Kota Solok

Solok,– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok, Sumatera Barat melakukan kegiatan pemusnahan arsip DPRD di kota itu dalam rangka untuk pengurangan arsip agar tidak bertumpuk.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok, Wadirman di Solok, Kamis, mengatakan pemusnahan arsip harus sesuai aturan yang berlaku dan sesuai dengan Jadwal Retensi Arsip (JRA).

Menurut dia tujuan kegiatan tersebut ialah untuk melindungi dan melestarikan Informasi yang terkandung di dalam arsip, selain itu sebagai upaya untuk pengurangan arsip agar tidak bertumpuk.

“Berdasarkan Perka ANRI Nomor 37 Tahun 2016 Tentang Pedoman Penyusutan Arsip untuk melaksanakan ketentuan Pasal 89 Peraturan Pemerintah Nomor 28 tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, penyusutan arsip dilakukan oleh pencipta arsip berdasarkan jadwal retensi arsip,” kata Wadirman.

Ia juga mengatakan arsip yang dimusnahkan pada 2021 ini yaitu arsip dari DPRD Kota Solok pada 2002, 2006 dan 2009. “Kegiatan ini dilaksanakan selama 26 hari kerja sesuai dengan DPA Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok 2021,” ucapnya.

Selain itu, ia menjelaskan kegiatan pemusnahan arsip di lingkungan pemerintah daerah kabupaten/kota yang memiliki retensi dibawah 10 tahun.

Di samping itu, Kepala Bidang Pengelolaan Kearsipan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok, Desriyanti menambahkan kegiatan itu juga bertujuan untuk melindungi dan menyelamatkan arsip OPD yang tersimpan di Depo Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kota Solok.

Pada kegiatan itu dilakukan pemindahan arsip inaktif dari unit pengolah ke unit kearsipan, pemusnahan arsip yang telah habis retensinya dan tidak memiliki nilai guna dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta penyerahan arsip statis oleh pencipta arsip kepada lembaga kearsipan.

Selain itu ia juga menjelaskan pada kegiatan penyusutan arsip itu juga menyeleksi dan mengelompokkan arsip yang retensinya sudah berakhir, membuat daftar arsip usul simpan, membuat daftar arsip yang akan diusulkan pemusnahannya dan membuat laporan penyusutan arsip.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, informasi yang terkandung di dalam arsip yang bernilai guna dapat terjaga dan terlindungi dari pihak-pihak yang tidak berhak,” kata dia. (Ant)