Ketua DPRD Kab Agam : Butuh Partisipasi Masyarakat Untuk Bangun Infrastruktur Tingkatkan Ekonomi

​​​​​​​Lubukbasung – Ketua DPRD Kabupaten Agam, Sumatera Barat Novi Irwan mengatakan butuh partisipasi masyarakat untuk membangun infrastruktur dalam meningkatkan ekonomi warga di daerah itu.

“Dukungan ini sangat dibutuhkan mengingat Agam memiliki wilayah yang cukup luas,” katanya di hadapan jamaah Masjid Nurul Huda Ampangan Lasi Mudo, Nagari Lasi, Kecamatan Canduang saat memimpin Tim III Safari Ramadhan Pemkab Agam, Senin (4/4) malam.

Ia mengatakan, infrastruktur itu sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena infrastruktur merupakan urat nadinya ekonomi.

Apabila tidak ada jalan, tambah Ketua DPC Gerindra Agam ini maka petani kesulitan membawa hasil pertanian dan perkebunan.

Begitu juga saluran irigasi, maka petani kesulitan mendapatkan sumber air untuk mengairi sawah, sehingga produksi tidak begitu maksimal.

“Infrastruktur ini sangat penting sekali. Pembangunan infrastruktur itu bisa dari pokok-pokok pikiran DPRD, Musrenbang dan arahan dari bupati,” katanya.

Ia menambahkan, sumber daya manusia yang berkualitas juga dibutuhkan dalam mewujudkan Agam lebih maju lagi sesuai visi dan misi bupati.

Peningkatan sumber daya manusia itu dengan melanjutkan pendidikan bagi pelajar yang memiliki nilai yang bagus ke tingkat lebih tinggi

Setelah itu, memfasilitasi lahirnya industri kecil, UMKM, memudahkan pelayanan dan lainnya. “Ini strategi dalam mewujudkan visi dan misi bupati ke depan,” katanya.

Kunjungan Tim Safari Ramadhan ini merupakan ajang untuk menjalin silaturahmi, menyampaikan program kerja pemerintah dan menyalurkan bantuan Rp10 juta untuk masjid. Ikut dalam Tim III Safari Ramadhan Pemkab Agam, Anggota DPRD Agam Ais Bakri, Rinal Wahyudi, Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Setda Agam M Arsit, Kepala Badan Keuangan Daerah Agam Hedri G, perwakilan Sekwan Agam Arnel, Perwakilan Dinas Kesehatan Agam Tri Pipo dan lainnya.

Sementara Wali Nagari Lasi, Atrizal mengucapkan terimakasih kepada rombongan Tim III Safari Ramadhan Pemkab Agam yang telah mengunjungi Masjid Nurul Huda.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang telah menunjuk Lasi dalam kunjungan Tim Safari Ramadhan,” katanya.

Pengurus Masjid Nurul Huda, Hamizar menambahkan masjid direnovasi pada 2017 dengan menghabiskan dana Rp1,5 miliar.

“Masjid direnovasi setelah dirusak angin kencang dan dana berasal dari bantuan jamaah, donatur dan lainnya,” katanya.

Setelah merenovasi bangunan, dilanjutkan memperbaiki tempat wudu dengan anggaran Rp200 juta dan untuk tahap kedua pada bagian atas dilakukan dalam waktu dekat.

“Aktivitas majelis taklim, MDA dan TK cukup eksis, sehingga majelis taklim sudah lima kali khatam Al Quran dan anggotanya dengan usia di atas 50 tahun,” katanya. (Ant)